Kesaksian Hidup: Diselamatkan oleh Kasih Karunia
---
# **Kesaksian Hidup: Diselamatkan oleh Kasih Karunia**
**A Verdade da Cruz** — Setiap orang punya perjalanan iman yang unik. Bagi sebagian orang, titik balik itu datang di tengah badai kehidupan. Inilah kisah nyata *Maria* (bukan nama sebenarnya), seorang wanita yang menemukan keselamatan dan damai sejati di dalam Kristus.
---
## **Hidup dalam Kekosongan**
Maria dibesarkan dalam keluarga yang harmonis secara lahiriah, namun ia tumbuh dengan perasaan kosong di dalam hati. Ia mencoba mengisinya dengan kesuksesan akademik, karier, bahkan hubungan asmara. Tetapi, semuanya berakhir dengan kekecewaan.
> *"Saya merasa selalu kurang. Tidak peduli seberapa banyak pencapaian yang saya raih, hati saya tetap gelisah,"* kenangnya.
---
## **Masa Tergelap**
Ketika usianya 29 tahun, Maria kehilangan pekerjaan dan mengalami kegagalan hubungan. Ia merasa hidupnya hancur. Di titik itu, ia mulai mempertanyakan arti hidup dan tujuan keberadaannya.
---
## **Pertemuan dengan Kasih Karunia**
Seorang teman lama mengundangnya ke persekutuan doa. Di sana, Maria mendengar khotbah tentang kasih karunia — bahwa Yesus mengasihi dan menerima kita apa adanya, bukan karena prestasi atau kebaikan kita.
> *"Saya menangis, karena untuk pertama kalinya saya merasa diterima tanpa syarat,"* kata Maria.
---
## **Hidup yang Berubah**
Setelah memutuskan untuk percaya kepada Yesus, Maria merasakan damai yang belum pernah ia miliki sebelumnya. Ia belajar mengampuni masa lalunya dan membangun hidup baru dengan fondasi iman.
---
## **Pesan untuk Pembaca**
Maria ingin semua orang tahu bahwa tidak ada dosa atau kegagalan yang terlalu besar untuk diampuni.
> *"Saya adalah bukti bahwa kasih karunia Tuhan mampu memulihkan yang hancur,"* ujarnya.
---
💬 **Renungan:**
Kasih karunia bukan hadiah untuk yang sempurna, tetapi anugerah bagi yang mau membuka hati dan percaya.
---
Post a Comment for "Kesaksian Hidup: Diselamatkan oleh Kasih Karunia"